Hotline Layanan
Akankah PC AI menjadi titik manis baru untuk CPU dan DRAM?
Industri PC mulai memasuki titik baru yang menguntungkan: PC yang menggabungkan kemampuan AI. Intel dan Microsoft—penerima manfaat utama dari revolusi PC—kini tengah mendorong PC dengan CPU yang mendukung AI dan asisten perangkat lunak yang didukung AI, masing-masing, untuk memindahkan aplikasi AI dari cloud ke ranah PC.
Menurut CEO Intel Pat Gelsinger, layanan AI akan lebih murah, lebih cepat, dan lebih privat daripada menggunakan layanan yang berbasis di pusat data berbasis cloud. “Anda memanfaatkan kekuatan ini untuk setiap orang, setiap kasus penggunaan, setiap lokasi di masa mendatang,” katanya di CES 2024 di Las Vegas.
CPU laptop Meteor Lake besutan Nvidia telah menggabungkan NPU untuk mendukung fitur perangkat lunak AI pihak ketiga. Saingan beratnya di bidang perangkat keras PC, AMD, juga telah mengirimkan prosesor PC AI. Selanjutnya, Nvidia memamerkan tiga GPU baru—RTX 4060 Super, RTX 4070 Ti Super, dan RTX 4080 Super—untuk laptop yang mendukung AI pada acara virtual sebelum CES 2024.

Gambar 1 CPU Meteor Lake telah menggabungkan NPU untuk mendukung aplikasi AI. Sumber: Intel
Selain prosesor yang mendukung AI, produsen chip memori seperti Micron, Samsung, dan SK Hynix juga mengincar PC AI untuk memungkinkan akselerator AI menjalankan asisten canggih di komputer pribadi. Laptop baru saat ini hadir dengan RAM hingga 8 MB, dan kemungkinan akan berlipat ganda di PC AI berbasis Windows. Bahkan, model bahasa besar yang menjalankan asisten AI dapat memerlukan memori lebih dari 16 MB.
Ambil contoh keluarga model AI Llama 2 yang dibuat oleh Meta, yang membutuhkan RAM hampir 30 GB untuk variannya yang sederhana. Selain itu, jumlah memori dalam PC AI kemungkinan akan meningkat dengan tersedianya akselerator dan prosesor AI yang lebih canggih.

Gambar 2 Asisten AI Copilot dibangun berdasarkan model GPT-4 OpenAI. Sumber: Microsoft
Saat ini, konsumen baru mulai menyukai komputer pribadi AI, dan butuh waktu sebelum aplikasi asli lainnya tersedia untuk PC AI. Namun, baik perangkat keras maupun perangkat lunak untuk PC AI akan semakin canggih seiring berjalannya waktu, dan itu merupakan kabar baik bagi perangkat semikonduktor seperti CPU, GPU, dan DRAM.




