Berita
Berita

Deteksi kemiringan untuk demodulasi FM

2025-02-20 1240

Demodulasi sinyal FM dapat dilakukan dengan berbagai cara. Ada diskriminator FM, detektor rasio, detektor kuadratur, desain loop kunci fase, dan bahkan metode untuk mendapatkan prinsip dasar seperti yang ditunjukkan di sini.

Akan tetapi, ada satu metode lagi yang dapat kita tambahkan ke perangkat ini yaitu deteksi kemiringan yang mungkin merupakan pendekatan paling sederhana dari semuanya.


Bayangkan sebuah penerima yang memiliki semacam karakteristik bandpass. Biasanya, ini adalah penerima superheterodyne yang sifat bandpass-nya dicapai dalam tahap penguat frekuensi menengah (IF). Kita dapat menyetel penerima kita sehingga frekuensi pusat sinyal FM muncul pada satu lereng karakteristik bandpass penerima yang berarti berada di sisi puncak karakteristik tersebut, bukan pada puncak itu sendiri (Gambar 1).

Gambar 1 Metode deteksi kemiringan di mana kemiringan bandpass di bawah puncak resonansi digunakan untuk membuat modulasi amplitudo yang diinduksi kemiringan di mana detektor amplop sederhana dapat digunakan untuk memulihkan sinyal modulasi.


Gambar di atas menunjukkan penggunaan kemiringan bandpass di bawah puncak resonansi, tetapi kemiringan di atas puncak resonansi dapat digunakan dengan baik.


Deviasi frekuensi apa pun yang mungkin dimiliki sinyal FM input akan menghasilkan sinyal output yang memiliki sifat modulasi amplitudo. Detektor amplop sederhana kemudian dapat digunakan untuk memulihkan sinyal modulasi.