Hotline Layanan
Iran sepenuhnya mengadopsi sistem navigasi BeiDou, menggantikan GPS AS.
Takeaway kunci:
l Iran adalah negara Timur Tengah pertama yang sepenuhnya mengganti GPS dengan BeiDou.
l BeiDou menawarkan Iran presisi yang lebih baik dan ketahanan terhadap gangguan.
l Transisi ini merupakan bagian dari tren yang lebih besar, dengan lebih banyak negara mengincar BeiDou untuk kedaulatan navigasi yang aman.
BeiDou tidak lagi hanya proyek regional—tetapi menjadi kekuatan global dalam navigasi satelit generasi berikutnya.

Iran menjadi negara pertama di Timur Tengah yang sepenuhnya mengganti GPS berbasis AS dengan GPS buatan China. Sistem Navigasi Satelit BeiDou, menandakan penataan ulang strategis dalam teknologi dan geopolitik.
Pada 20 Juni, pemerintah Iran mengumumkan penutupan penuh penerimaan GPS di seluruh negeri, dan mengaktifkan BeiDou sebagai satu-satunya sistem navigasi satelitnya. Langkah ini tidak hanya memperkuat keamanan nasional Iran, tetapi juga menyoroti perluasan jangkauan global BeiDou.
Mengapa Iran Beralih ke BeiDou
Transisi ini bermula dari perjanjian kerja sama komprehensif selama 25 tahun yang ditandatangani dengan Tiongkok pada tahun 2021. Berdasarkan perjanjian tersebut, Iran memperoleh akses ke BeiDou'presisi tinggi dan menerima dukungan teknis untuk implementasi skala penuh.
Sebelumnya, ketergantungan Iran pada GPS membuat sistemnya rentan. AS memiliki kemampuan untuk menurunkan atau menonaktifkan akses GPS pada saat-saat kritis, yang menimbulkan risiko serius bagi warga sipil. Dengan mengadopsi BeiDou, Iran telah mengamankan kemampuan navigasi otonom dan menghilangkan kendali eksternal.
Menurut pejabat pertahanan Iran, peralihan ini telah meningkatkan akurasi sistem rudal Iran secara drastis—kini mampu menyerang target dalam margin kesalahan satu meter. Jangkauan rudal jelajah "Hoveyzeh"-nya telah mencapai 2,500 kilometer, setara dengan sistem canggih Barat seperti Tomahawk AS.
BeiDou'Peran di Iran
Selama serangan rudal Iran pada bulan April terhadap target-target Israel, Panduan yang mendukung BeiDou memainkan peran krusial dalam menembus zona-zona yang dijaga ketat. Meskipun diklaim memiliki tingkat intersepsi yang tinggi, rudal-rudal Iran dilaporkan menghantam fasilitas-fasilitas strategis dengan presisi tinggi. Struktur satelit lapis ganda BeiDou—yang menggabungkan cakupan global dengan lapisan yang berfokus pada Asia—menawarkan redundansi dan ketahanan terhadap gangguan elektronik dari pasukan AS-Israel.
BeiDou dan Kedaulatan Nasional
Pada upacara pengaktifan, Brigadir Jenderal Amir Hajizadeh, komandan pasukan rudal Iran, menyatakan:
Dengan BeiDou, kami tidak lagi bergantung pada sistem asing."
Efek Riak Regional dan Implikasi Global
Langkah Iran menuju BeiDou telah menarik perhatian negara-negara tetangga. Arab Saudi, Turki, dan negara-negara lain di kawasan Teluk Persia dilaporkan sedang menjajaki Kerjasama BeiDou sebagai cara untuk mengurangi ketergantungan pada sistem GPS AS dan memperoleh kontrol lebih besar atas infrastruktur navigasi mereka sendiri.
Meningkatnya minat ini menggarisbawahi kebangkitan global BeiDou sebagai alternatif yang layak dan independen untuk sistem navigasi Barat tradisional. Seiring semakin banyak negara mengadopsi BeiDou, keseimbangan kekuatan dalam teknologi satelit mulai bergeser.




